•   Wednesday, 14 Nov, 2018
  • Contact

Resmikan Relawan Digital, Sandiaga Uno Berpesan : Jangan JANIPER Ya

Jakarta, VOI --  Sandiaga Salahudin Uno, Cawapres yang diusung oleh partai Gerindra, Demokrat, PKS, PAN dana Berkarya,  menghadiri acara peluncuran Relawan Prabowo Sandi Digital alias PRIDE di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).

Relawan PRIDE ini digagas oleh anak-anak muda melenial yang di komandani oleh Anthony Leong selaku Koordinator PRIDE. Anthony Leong mengatakan, Pride merupakan sekelompok relawan yang akan mengkampanyekan pasangan Prabowo-Sandi melalui platform digital atau sosial media secara santuan dan damai. "Para relawan akan mendapat pelatihan dan arahan agar tidak menyebarkan berita bohong atau hoax melalui sosial media", tegas Anthony Leong.

Kedatangan Sandiaga Uno di markas Relewan PRIDE disambut hangat oleh seluruh relawan yang hadir dari berbagai lapisan masyarakat termasuk emak-emak.

Sebelum memulai sambutannya Sandiaga Uno mengajak seluruh relawan PRIDE dan sejumlah media yang hadir untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan oleh Sandi berbuka puasa terlebih dahulu karena bertepatan dengan masuk waktu magrib.

Sandiaga memulai sambutannya setelah melakukan sholat magrib.

Dalam sambutannya Sandiaga Uno memberikan pesan kepada seluruh relawan agar menggunakan sosial media dengan arif dan bijaksana, jangan menghadirkan kampaye hitam "black campaign" atau fitnah. Berdemokrasilah secara cerdas, santun dan sehat.

"Saya suka Jeniper (Jeruk Nipis Peras) tapi jangan Jeniper (Julid, Nyinyir, dan Baper), ini unfaedah (tidak bermanfaat) banget. Kita tebar demokrasi sejuk," ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan, ada tiga rambu-rambu sebelum membuat kampenye positif di sosial media yaitu: pertama  terverifikasi (bukan hoax) beritanya akurat, kedua bermanfaat tidak, ini rahmatan enggak kepada semua. ketiga kalau 'saya post ini bermanfaat, ada yang tersinggung, ada yang terinjak enggak ya, kalau lebih banyak mudarat lebih baik tidak share.

"Make Peace Not War," tegas Sandiaga Uno sebelum menutup sambutannya.

 

Related News

Comment (0)

Comment as: