•   Wednesday, 20 Oct, 2021
  • Contact

Mas Bong dan Mbak Cebi

GEROMBOLAN sebelah pada rame2 bully dokter Ani Hasibuan Terkait penampilan beliau di TV one semalam.

______________________________________________
OLEH: SETIAWAN BUDI
______________________________________________

Pendukung sebelah banyak mengaitkan dukungan Dr.Ani Hasibuan pada sosok Prabowo dalam pernyataannya mengkritisi KPU. Jejak digital yang membuat gambar beliau berpose 2 jari, membuat pernyataan beliau semalam adalah bentuk tendensius pada KPU karena faktor dukungan pada Prabowo.

Maaf ya mas bong dan mbak cebi...

Bukan hanya seorang dokter Ani Hasibuan yang mendukung sosok Prabowo Subianto, namun ribuan dokter sudah nyatakan dukungan pada PS karena menganggap ada kegagalan pengelolaan bidang kesehatan dari Jokowi yang membuat mereka harus labuhkan arah dukungan baru, semata untuk memperbaiki apa yang rusak saat ini.

Ibu Ani tetap membawa bidang ilmu dalam pernyataan semalam.

Namun karena lemahnya otak kalian menangkap perkataan beliau, maka kalian anggap apa yang keluar dari mulut Dr. Ani Hasibuan adalah bentuk dukungan pada PS.

Tidak semudah itu menilai ilmu yang di keluarkan oleh seseorang 'dogi....

Saat ini, kecurigaan atas penyelenggaraan pemilu 2019 sudah sangat masif di bicarakan oleh tokoh2 yang mempunyai latar belakang ilmu yang mereka kuasai.

Alumni ITB terpanggil untuk ikut bersuara atas pola kecurangan yang terjadi dengan memeriksa semua pendataan masuk di sistim KPU dan membandingkan dengan ilmu yang mereka punya.

Ribuan dokter juga bertanya, mengapa banyak KPPS meninggal dengan alasan kelelahan namun memiliki gejala keracunan.

Pakar hukum juga bertanya, mengapa kesalahan input KPU tidak menyeret oknum nya ke tindak pelanggaran pidana. Menyeret oknum yang berbuat salah akan membuat efek jera pada petugas input agar hati2 dalam bekerja. Ketika itu tidak di lakukan, maka praktisi hukum bertanya..

"Ada apa dengan semua ini?"

Apakah ketika mereka yang mempunyai ilmu ikut berbicara dan kritik pada pemerintah akan di cari juga jejak digitalnya dan mengatakan bahwa pernyataan mereka karena faktor dukungan pada Prabowo...?

Jangan dungu mas bong dan mbak cebi...

Cukup kalian saja yang bodoh, jangan cap orang2 yang menyumbangkan pemikirannya atas kepedulian pada bangsa ini, dengan tuduhan dungu ala kalian.

Suatu kemunduran bangsa ini memiliki rakyat macam kalian, tapi tetap saja kehadiran kalian tidak bisa kami pungkiri. Setidaknya, kami bisa menjelaskan pada anak-anak kami nantinya...bahwa di negara ini pernah ada kejadian bahwa kebodohan sangat di puja.

Anak-anak kamu pasti akan bertanya,

"Saat kapan itu ayah...?"

Dengan bangga kami akan menjawab pertanyaan mereka..

"Saat negara ini di pimpin oleh presiden dengan nama Jokowi".

Related News

Comment (0)

Comment as: